Selasa, 08 Februari 2011

sk4

Pembelajaran Fiqih di Madrasah Ibtidaiyah

FIQIH MENURUT BAHASA BERARTI PAHam, mengerti maasalh masalah agama (syariat) yang sangat diajarkan Allah dan Rasul-Nya Karim, 1997:11). Pengertian ini sebagaimana difirmankan Allah dalam Al-Qur'an yang artinya:

"...mengapa tidak pergi dari tiap-tiapa golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka (liyatafaqqahu) tentang agama.." (QS. At-Taubah: 122).

Selanjutnya pengertian "fiqih" mengalami penyempitan makna menjadi pengetahuan tentang hukum agama saja. Padahal, awalnya pengertian "fiqih" adalah pengetahuan mengenai keseluruhan pengetahuan agama (Shihab, 1992:383). Maka, hingga saat ini, pengertian "fiqih" secara umum adalah: Pengertian tentang hukum-hukum syariat yang berkenaan dengan perkataan dan perbuatan mukallaf (mereka yang telah terbebani menjalankan syariat agama) yang diambil dari dalil dalil yang bersifat terperinci, berupa: (1) Al-Qur'an dan: (2) Sunnah serta yang bercabang berupa;(3) ijma' dan; (3)ijtihad yang menjadi dasar-dasar fiqih..

Metode yang digunakan dalam pembelajaran Fiqih di Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah yang digunakan sesuai dengan materi yang disampaikan adalah:

a. Metode ceramah. metode ini adalah metode yang paling sering digunakan guru. Kadang-kadang metode ini ditutup dengan tanga jawab antara guru dan murid.

b. Metode tanya jawab. Biasanya metode ini digunakan saat guru meninjau ulang pelajaran yang telah disampaikan sebelumnya.

c. metode praktek. metode ini paling efektif karena paling cepap membuat siswa memahami materi pembelajaran. Materi menggunakan metode ini biasanya mengenai praktek shalat dan tata cara berwudhu'.

d. metode demonstrasi. Metode ini tergolong efektif sebab dapat membantu siswa dalam mencari jawaban berdasarkan fakta (data) yang benar.
»»  read more

sk3

DAFTAR ISI

Bab I: Pendahuluan
A. Latar Belajakang Masalah
B. Pembatasan dan Perumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Kegunaan Penelitian
E. Sistematika Penulisan

Bab II Kajian Teori
A. Kedisiplinan Siswa
1. Pengertian Disiplin Siswa
2. Tujuan Disipli Siswa
3. Jenis-Jenis Disiplin Siswa
4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Disiplin Siswa
5. Strategi Penerapan Disiplin Terhadap Siswa
B. Pembelajaran Fiqih
1. Pengertian Fiqih
2. Dasar-dasar Fiqih
3. Metode-metode Pembelajaran Fiqih di Kelas IV

BAB III METODOLOGI PENELITIAN
A. Tujuan Penelitian
B. Waktu dan Tempat Penelitian
1. Waktu Penelitian
2. Tempat Penelitian
C. Metode Penelitian
D. Populasi Penelitian
E. Teknik Pengumpulan Data
F. Instrumen penelitian
G. Teknik Analisis Data.

BAB IV HASIL PENELITIAN
A. Profil MIN Suak Bilie
B. Gambar Umum Pembelajaran Fiqih kelas IV
C. Deskripsi Data
D. Analisis Data

BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran


DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
»»  read more

4.Penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. 5. Perbandingan pengaruh pembelajaran sebelum dan sesudah penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa diterapkan. 2. Perumusan Masalah. Agar penelitian ini jelas dan terarah, maka pemulis perlu menetapkan perumusan masalah, yaitu: 1. Apa kriteria kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran Fiqih. 2. Apa sebab-sebab ketidak-disiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. 3. Bagaimana cara-cara peningkatan kedidiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. 4.Bagaimana penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. 5. Apa perbandingan pengaruh pembelajaran sebelum dan sesudah penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa diterapkan. C. Tujuan Penelitian Adapun tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah: 1. Untuk dapat mengetahui kriteria kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran Fiqih. 2. Untuk dapat memahami sebab-sebab ketidak-disiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. 3. Untuk dapat mengetahui cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. 4.Untuk dapat mengetahui dan menguasai penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. D. Kegunaan Penelitian Kegunaan penelitian ini diharapkan untuk: 1. Bagi para pendidik agar meningkatkan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih untuk kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. 2. Bagi para peneliti mengenai tema berkaitan agar dapat E. Sistematika Penulisan Dalam menyusun skripsi ini, penulis membagi ke dalam beberapa bab. Masing-masing bab memcakuk beberapa sub-judul, sebagai berikut: Bab I: Pendahuluan terdiri dari: A. Latar Belajakang Masalah; B. Pembatasan dan Perumusan Masalah; C. Tujuan Penelitian: D. Kegunaan Penelitian dan: E. Sistematika Penulisan. Bab II Kajian Teori terdiri dari: A. Kedisiplinan Siswa; B. Metode Pembelajaran Fiqih; C. Indikator Kedisiplinan dalam Pembelajaran Fiqih dan D. Strategi Peningkatan Kedisiplinan Siswa dalam Pembelajaran Fiqih. Bab III Metodologi Penelitian, terdiri dari: A. Tujuan Penelitian; B. Waktu dan Tempat Penelitian; C. Metode Penelitian; D. Populasi Penelitian; E. Teknik Pengumpulan Data; F. Instrumen penelitian dan; G. Teknik Analisis Data. Bab V Hasil Penelitian terdiri dari: dan Bab VI Penutup yang terdiri dari: A. Kesimpulan dan B. Saran. 1. Untuk dapat mengetahui kriteria kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran Fiqih. 2. Untuk dapat memahami sebab-sebab ketidak-disiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. 3. Untuk dapat mengetahui cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih. 4.Untuk dapat mengetahui dan menguasai penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.

4.Penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
5. Perbandingan pengaruh pembelajaran sebelum dan sesudah penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa diterapkan.

2. Perumusan Masalah.

Agar penelitian ini jelas dan terarah, maka pemulis perlu menetapkan perumusan masalah, yaitu:


1. Apa kriteria kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran Fiqih.
2. Apa sebab-sebab ketidak-disiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
3. Bagaimana cara-cara peningkatan kedidiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
4.Bagaimana penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
5. Apa perbandingan pengaruh pembelajaran sebelum dan sesudah penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa diterapkan.

C. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah:

1. Untuk dapat mengetahui kriteria kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran Fiqih.
2. Untuk dapat memahami sebab-sebab ketidak-disiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
3. Untuk dapat mengetahui cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
4.Untuk dapat mengetahui dan menguasai penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.




D. Kegunaan Penelitian

Kegunaan penelitian ini diharapkan untuk:

1. Bagi para pendidik agar meningkatkan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih untuk kelas IV Madrasah Ibtidaiyah.
2. Bagi para peneliti mengenai tema berkaitan agar dapat

E. Sistematika Penulisan

Dalam menyusun skripsi ini, penulis membagi ke dalam beberapa bab. Masing-masing bab memcakuk beberapa sub-judul, sebagai berikut:

Bab I: Pendahuluan terdiri dari: A. Latar Belajakang Masalah; B. Pembatasan dan Perumusan Masalah; C. Tujuan Penelitian: D. Kegunaan Penelitian dan: E. Sistematika Penulisan. Bab II Kajian Teori terdiri dari: A. Kedisiplinan Siswa; B. Metode Pembelajaran Fiqih; C. Indikator Kedisiplinan dalam Pembelajaran Fiqih dan D. Strategi Peningkatan Kedisiplinan Siswa dalam Pembelajaran Fiqih. Bab III Metodologi Penelitian, terdiri dari: A. Tujuan Penelitian; B. Waktu dan Tempat Penelitian; C. Metode Penelitian; D. Populasi Penelitian; E. Teknik Pengumpulan Data; F. Instrumen penelitian dan; G. Teknik Analisis Data. Bab V Hasil Penelitian terdiri dari: dan Bab VI Penutup yang terdiri dari: A. Kesimpulan dan B. Saran.



1. Untuk dapat mengetahui kriteria kedisiplinan peserta didik dalam pembelajaran Fiqih.
2. Untuk dapat memahami sebab-sebab ketidak-disiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
3. Untuk dapat mengetahui cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
4.Untuk dapat mengetahui dan menguasai penerapan cara-cara peningkatan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran Fiqih.
»»  read more